Desmodromic merupakan mekanisme penggerak katup yang menjadi ciri khas Ducati, baik dalam produk komersial mereka, hingga diterapkan pada motor yang mereka gunakan pada ajang MotoGP. Dalam ajang balap MotoGP, hanya Ducati yang berhak menggunakan sistem desmodromic ini. Pabrikan lain tidak bisa menggunakan sistem desmodromic, dikarenakan hak paten yang dimiliki oleh Ducati.
Dalam mekanisme mesin pembakaran internal, mekanisme katup berperan sangat penting dalam proses kerja mesin, khususnya untuk mesin jenis empat langkah. Mekanisme katup bertugas untuk menyuplai bahan bakar kedalam ruang bakar, saat mesin pada posisi langkah hisap. Selain itu mekanisme katup juga bertugas mengeluarkan gas pembakaran, saat mesin pada posisi langkah buang. Sedangkan disaat mesin pada posisi langkah kompresi dan usaha, mekanisme katup akan menutup semua katup.
Pada dasarnya, mekanisme katup mengandalkan putaran poros cam untuk membuka katup. Sedangkan untuk menutup katup, poros cam dibantu dengan pegas baja untuk mengembalikan posisi katup ke posisi menutup. Mekanisme katup model biasa ini memang lebih sederhana, tapi untuk tujuan balap kurang unggul karena memiliki kelemahan yang cukup merugikan. Sedangkan pada sistem desmodromic tidak memiliki kelemahan seperti mekanisme katup biasa.
Sistem desmodromic Ducati memang sedikit lebih rumit dari sistem mekanisme katup biasa, tetapi hal ini tidak sebanding dengan keunggulan yang dimilikinya. Apabila mekanisme katup biasa sangat bergantung pada pegas baja, maka sistem desmodromic tidak membutuhkan pegas baja. Hal ini dikarenakan proses buka dan tutup katup mesin sejalan dengan poros cam dan komponen khusus yang tidak membutuhkan bantuan pegas baja lagi.
Dengan desain yang sedemikian rupa, sistem desmodromic Ducati hampir tidak mungkin mengalami gejala Valve floating pada saat putaran puncak mesin. Dengan mekanisme desmodromic ini, setinggi apapun putaran mesin, mekanisme katup akan sanggup mengimbanginya. Seperti diketahui bersama, kelemahan terbesar mekanisme katup biasa adalah valve floating pada putaran tinggi.
Keunggulan sistem desmodromic Ducati ini sangat menguntungkan Ducati, baik dalam ajang balap MotoGP maupun balap world superbike. Sistem desmodromic memungkinkan Ducati untuk merancang mesin balap dengan putaran mesin yang tinggi dan power yang besar.
Dalam mekanisme mesin pembakaran internal, mekanisme katup berperan sangat penting dalam proses kerja mesin, khususnya untuk mesin jenis empat langkah. Mekanisme katup bertugas untuk menyuplai bahan bakar kedalam ruang bakar, saat mesin pada posisi langkah hisap. Selain itu mekanisme katup juga bertugas mengeluarkan gas pembakaran, saat mesin pada posisi langkah buang. Sedangkan disaat mesin pada posisi langkah kompresi dan usaha, mekanisme katup akan menutup semua katup.
Pada dasarnya, mekanisme katup mengandalkan putaran poros cam untuk membuka katup. Sedangkan untuk menutup katup, poros cam dibantu dengan pegas baja untuk mengembalikan posisi katup ke posisi menutup. Mekanisme katup model biasa ini memang lebih sederhana, tapi untuk tujuan balap kurang unggul karena memiliki kelemahan yang cukup merugikan. Sedangkan pada sistem desmodromic tidak memiliki kelemahan seperti mekanisme katup biasa.
![]() |
Mekanisme katup desmodromic |
Sistem desmodromic Ducati memang sedikit lebih rumit dari sistem mekanisme katup biasa, tetapi hal ini tidak sebanding dengan keunggulan yang dimilikinya. Apabila mekanisme katup biasa sangat bergantung pada pegas baja, maka sistem desmodromic tidak membutuhkan pegas baja. Hal ini dikarenakan proses buka dan tutup katup mesin sejalan dengan poros cam dan komponen khusus yang tidak membutuhkan bantuan pegas baja lagi.
Dengan desain yang sedemikian rupa, sistem desmodromic Ducati hampir tidak mungkin mengalami gejala Valve floating pada saat putaran puncak mesin. Dengan mekanisme desmodromic ini, setinggi apapun putaran mesin, mekanisme katup akan sanggup mengimbanginya. Seperti diketahui bersama, kelemahan terbesar mekanisme katup biasa adalah valve floating pada putaran tinggi.
Keunggulan sistem desmodromic Ducati ini sangat menguntungkan Ducati, baik dalam ajang balap MotoGP maupun balap world superbike. Sistem desmodromic memungkinkan Ducati untuk merancang mesin balap dengan putaran mesin yang tinggi dan power yang besar.
Komentar
Posting Komentar